Bermasyarakat dan Berbudaya

Dalam rangka untuk menyelesaikan tugas softskill Ilmu Sosial Dasar ( ISD ), tugas ini bertemakan “ Bermasyarakat dan Berbudaya” . Maka dari itu saya mewawancarai seorang manager yang telah 7 tahun memimpin pusat dan semua cabang tokonya di daerah Bogor. Berikut wawancara saya dengan saudari

 

Pewawancara  :           Siapa nama lengkap anda ?

Narasumber     :           Nama lengkap saya Rustinah, tetapi disini rekan – rekan saya lebih sering memanggil saya dengan nama Rossie, mungkin dengan panggilan ini saya dengan rekan – rekan saya bisa lebih akrab dan membangun kinerja kerja yang lebih professional.

 

Pewawancara  :           Dimana alamat tempat tinggal sekarang anda tinggal ?

Narasumber     :           Sekarang saya tinggal di Jalan Bangbarung Raya no.11 Bogor

 

Pewawancara  :           Dimana anda lahir dan kapan tanggal anda lahir ?

Narasumber     :           Saya lahir di kota Kudus, pada tanggal 15 September 1971

 

Pewawancara  :           Apa latar pendidikan anda ?

Narasumber     :           Dulu saya bersekolah di SD Negeri Kuwukan 1, lalu setelah lulus saya melanjutkan ke SMP Negeri Dawe 1, dan terakhir saya bersekolah di SMEA Taman Siswa. Semua itu bertempat di daerah kelahiran saya, yaitu kota Kudus.

 

Pewawancara  :           Apa alasan saudari datang ke daerah Bogor ini ?

Narasumber     :           Alasan saya datang ke Bogor, yaaa pastinya ingin membangun kehidupan yang lebih maju lagi, kan sekarang hidup sudah lebih modern dan kita harus bisa mengikuti jaman sekarang kalau tidak yaaaa nanti kita akan terbelakang terus.

 

Pewawancara  :           Apa yang anda lakukan setelah mengakhiri pendidikan anda ?

Narasumber     :           Ketika itu pada tahun 1986, saya lulus dari SMEA saya mencari pekerjaan disana. Saya mendapat pekerjaan di sebuah perusahaan pabrik rokok dan saya diterima menjadi pengurus di bagian gudang stok barang.

 

Pewawancara  :           Coba terangkan perjalanan hidup anda dari awal anda meniti karir sampai sekarang.

Narasumber     :           Yaaa setelah saya masuk di perusahaan yang saya tadi sebutkan, saya mencoba melamar lagi di sebuah perusahaan tekstil di Semarang menjadi operator mesin jahit. Tidak lama sekitar 1 tahun, dengan restu dari orang tua saya pindah ke Cibinong bersama 2 saudara saya. Saya disini melamar di perusahaan tekstil juga, dan menjabat sebagai personalia kantor. Namun saya mendapat jodoh disini dan saya mulai membangun rumah tangga. Setelah saya berumah tangga, saya mempunyai 1 anak dan saya harus memfokuskan semua perhatian saya ke anak saya dan urusan rumah tangga saya. Ketika anak saya mulai beranjak ke jenjang SD kelas 5, anak saya mempunyai teman yang sangat baik, dan ternyata mereka sebangku saat kelas. Secara tidak langsung pun saya kenal dengan orang tua dari teman anak saya itu. Orang tuanya mengajak saya untuk membuka usaha baru. Awalnya saya bingung dengan permintaan ini, anak saya juga masih sekolah di sekolah dasar, masih kecil dan masih harus dibimbing oleh saya. Namun anak saya mengerti dan alhamdulilah, anak saya bisa belajar mandiri. Saya terima tawaran itu. Ini sangat bagus untuk mengurangi tingkat pengangguran, dengan kita membuka lapangan kerja yang baru. Untuk awalnya kami mengalami kesulitan, kami lewati semua itu dan sekarang pun jadilah begini. Saya menjadi manager untuk beberapa toko di daerah yang tersebar di Bogor,seperti di Pomad, Cimanggu, Bogor Baru, Bangbarung, Durian, Ciomas, dan di Cipanas. Saya memimpin 7 toko listrik, 6 counter pulsa dengan karyawan berjumlah 20 orang.

 

Pewawancara  :           Dengan pekerjaan yang anda tekuni sekarang, berapa penghasilan anda per bulannya ?

Narasumber     :           Yaaaa dengan penghasilan tetap sebesar 15 juta rupiah perbulan.

 

Pewawancara  :           Apakah ada saran untuk pembaca ?

Narasumber     :           Untuk pembaca, saya sarankan cobalah untuk menghadapi masalah, bukan untuk menghindarinya. Semua kesulitan, kesusahan, adalah cobaan hidup. Itu semua adalah proses menuju sebuah kesuksesan di masa depan. Dengan cobaan hidup, kita bisa menjadi lebih dewasa, mengambil keputusan dengan bijak, dan merasakan susahnya orang di sekitar kita yang tidak seberuntung kita. Jadi jangan takut dengan kesulitan. Cobalah untuk mengatasinya.

 

Berikut adalah foto – foto saya dengan narasumber

 

Inilah beberapa foto di TKP, capcus cin…

 

 

One thought on “Bermasyarakat dan Berbudaya

  1. x furuhitho mengatakan:

    OK..SETIAP KITA DI HADAPKAN DENGAN PERISTIWA APAPUN, PANDANGLAH SEMUA ITU DAN TANGGAPILAH DENGAN PENUH KEYAKINAN KARENA ITU SEMUA TUHAN SEDANG BERKEHENDAK..

    FURUHITHO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s