Perhatikan Toleransi Rantai Motor Molor

Sudah menjadi hal yang sangat wajar jika ketegangan rantai motor kita akan kendor dalam jangka waktu pakai tertentu. Dalam hal ini kondisi seperti ini kita sebut sebagai kondisi rantai melar atau bertambah panjang (gbr 1)

Image

Kejadian ini bisa disebabkan oleh dua hal utama, yakni karena rantai sudah haus akibat terlalu sering dibebani beban yang terlampau berat atau karena mur pengencang as roda belakang kendur, sehingga as dengan mudah tertarik perlahan lahan menuju arah tarikan dari depan. Tetapi pada kasus kedua ini, kondisi rantai bisa disimpulkan masih dalam kondisi layak pakai.

Sangat mudah mengembalikan ke kondisi layak pakai awal, dimana kita bisa cukup penyetelan ulang atas ketenggangannya dengan mengendurkan as roda belakang, lantas menyetel kembali posisi as rodanya mundur dengan bantuan pemutaran searah jarum jam atas mur penyetel di swing arm.

Berbeda dengan kasus yang pertama, dimana setelah as roda dimundurkan mentok tapi masih kendur juga, bisa dipastikan jika kondisi perangkat rantai sudah sangatlah aus sehingga terjadi kelonggaran atas rangkaian matanya

Ternyata cara penuntasan dengan memotong rantai yang terlampau kendor sangatlah tidak disarankan dan harusnya dilakukan penggantian dengan rantai yang baru. Intinya adalah masalah keamanan, karena dalam kondisi melar tentunya komponen seperti roller, klip pengikat dan lainnya sudah aus parah, kana berbahaya jika sewaktu – waktu putus dan menjerat gear karena rantai melilit swing arm, bayangkan jika kejadian ini terjadi saat kamu meluncur pada kecepatan tinggi.

Kecuali mata gear sproketnya masih tumpul atau tebal tidak perlu diganti.Yang terpenting dari semuanya adalah etika perawatan rantai yang harus diperhatikan. Lakukan pembersihan teratur agar debu atau kotoran tidak lama menempel di rantai dan jangan sampai salah pilih memilih pelumas rantai yang paling tepat, yakni dengan chainlube (gbr.2)

Image

 

sumber : Ototrend

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s