Tips Kuat Nanjak Pakai Rasio Gir Ringan

 

Semua motor standar sejatinya sudah diseting pabrikan mampu melewati segala macam trek. Mulai dari jalan mendatar, nanjak ataupun turunan.

Pun begitu, nggak semua lintasan atau trek yang ada di tanah air layak buat jalan motor. Apalagi beberapa daerah tertentu jalurnya justru lebih banyak menanjak. Sehingga butuh tunggangan siap dipakai di medan tersebut.

Tidak terlalu repot untuk membuat motor siap diajak menanjak. Terutama bila sering dan lebih banyak lewat jalur berbukit. Cara paling sederhana pakai gir setingan ringan.

Gir setingan ringan adalah mengganti jumlah mata gir depan atau belakang standar agar rasionya makin ringan saat akselarasi. Sehingga motor tak kedodoran saat melibas jalur menanjak.

Untuk contoh, misalkan Shogun 125 aslinya pakai perbandingan rasio 14/34. Biar enteng saat akselerasi, coba ganti mata gir belakang lebih besar lagi jadi 14/38 atau 14/40. Ukuran ini bisa pakai gir belakang punya Suzuki Tornado yang kebetulan tebal dan jumlah baut panelnya sama.
Pemilik motor Honda Grand atau Prima girnya 14/38. Bisa ganti gir belakang ukuran lebih besar macam punya Honda Supra (14/40). Atau motor varian bebek Yamaha yang bisa saling tukar juga banyak part aftermarketnya, sehingga jauh lebih mudah gonta-gantinya.

Cuma yang mesti diingat saat ganti gir pastikan lubang serta jumlah baut panel gir penggantinya. Selain itu tebal gir dan ukuran mata rantainya tetap sama agar mudah dipasang.

Sumber : Motorplus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s